KETERAMPILAN BERBAHASA BESERTA KOMPONENNYA

KETRAMPILAN BERBAHASA: KOMPONEN-KOMPONENNYA

Keterampilan berbahasa memunyai empat komponen, yaitu:

  1. Ketrampilan Menyimak (Listening Skill)
  2. Ketampilan Menulis (Writing Skill)
  3. Ketrampilan Berbicara (Speaking Skill)
  4. Ketrampilan Membaca (Reading Skill)

(Nida, 1957:19; Harris,1997:9)

Setiap keterampilan itu, berhubungan erat sekali dengan tiga keterampilan lainnya dengan cara yang beraneka ragam. Dalam memeroleh ketrampilan berbahasa, biasanya kita melalui suatu hubungan urutan yang teratur: multi-multi pada masa kecil kita belajar menyimak bahasa kemudian berbicara, sesudah itu kita belajar membaca dan menulis. Menyimak dan berbicara kita dapat sebelum memasuki sekolah. Keempat keterampilan tersebut pada dasarnya merupakan suatu kesatuan, merupakan catur tunggal.
Setiap keterampilan itu berhubungan erat pula dengan proses-proses berpikir yang mendasari bahasa. Bahasa seseorang mencerminkan pikirannya. Semakin seseorang terampil berbahasa, maka akan semakin cerah dan jelas pula jalan pikirannya. Keterampilan hanya dapat diperoleh dan dikuasai dengan praktek dan banyak latihan. Melatih keterampilan berbahsa berarti melatih keterampilan berpikir. (Tarigan,1980a,b :1 ; dawson let al}, 1963:27). Agar kita mendapat gambaran yang lebih jelas mengenai keempat keterampilan berbahasa tersebut serta hubungannya satu sama lain, perhatikan gambar berikut.




Di atas tadi telah di kemukakan bahwa keterampilan berbahasa hanya dapat diperoleh dan di kuasai dengan jalan praktek dan banyak latihan. Oleh karena itu, setelah praktek dan berlatih harus diadakan tes untuk mengetahui sampai di mana hasil yang telah di capai. Komponen-komponen yang perlu mendapat perhatian khusus dalam tes itu adalah seperti yang tertera pada tabel di bawah ini:



Komponen-komponen yang perlu mendapat perhatian pada tes keterampilan berbahasa (Harris, 1977:11)


Sumber :
Tarigan, Henry Guntur. 2008. Berbicara: Sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa Bandung.

Komentar